Sabtu, 16 Oktober 2010

Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Kurang dari 10 Persen Tahun 2014

Pemerintah optimis berbagai program kerja untuk mengatasi kemiskinan akan mampu menurunkan jumlah masyarakat miskin.

Kampanye pemberantasan kemiskinan dan kelaparan.
Foto: AP
Kampanye pemberantasan kemiskinan dan kelaparan yang diprakarsai FAO di Ancol, Jakarta, 18 September 2010.

Teruskan dengan

Berita Terkait


Jumlah masyarakat miskin di Indonesia hingga akhir tahun ini diprediksi pemerintah sekitar 31 juta orang dan akan turun menjadi sekitar 28 juta orang tahun depan. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hassan di Jakarta, Rabu  berpendapat, penurunan angka kemiskinan akan terus terjadi. Bahkan hingga tahun 2014 mendatang angka ini akan turun secara signifikan.
“Kalau kita melihat jumlah angka kemiskinan yang sekarang ini 13,5 persen itu adalah suatu angka kemiskinan yang menurun tajam dibandingkan enam tahun lalu, tahun 2004  yang hampir menyentuh 18 persen. Untuk tahun 2014 pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan itu hingga bisa mencapai 8 sampai 10 persen,” ungkap Menkop UKM.
Ditambahkan Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syarif Hassan, pemerintah  telah meluncurkan berbagai program sebagai upaya menekan angka kemiskinan, mulai  dari  Program Nasional Pemberdayaan  Masyarakat (PNPM) Mandiri hingga penyaluran beras untuk masyarakat miskin atau raskin.
“Pertama adalah menyangkut masalah  PNPM, kedua adalah mendeliver Kredit Usaha Rakyat, kemudian yang ketiga adalah  jaminan kesehatan, kemudian ada juga raskin,” jelas Menkop UKM.
Kemiskinan dan Program Pangan
Wikipedia
Diversifikasi pangan perlu dilakukan, sehingga mengurangi ketergantungan kepada beras sebagai bahan makanan pokok.
Indro Surono, Koordinator LSM Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan berpendapat  masalah kemiskinan terkait erat dengan masalah pangan. Menurutnya pemerintah jangan hanya membuat program  yang menjadikan masyarakat kurang mampu hanya bisa pasif  seperti pembagian raskin namun seharusnya lebih memberdayakan  masyarakat kurang mampu melalui program-program pangan.
“Memperluas diversifikasi untuk sumber pangan itu sendiri, jadi kan selama ini kita masih tergantung dari  beras, saya kira percepatan program diversifikasi pangan, sumber pangan harus semakin diperluas, misalnya dari sumber-sumber hewani  dan juga dari sumber-sumber ikan, nah saya kira itu mungkin yang harus dikembangkan  adalah areal, kemudian juga bagaimana kita  bisa menghasilakn pembibitan  yang bermutu,” kata Indro Surono.
Anggaran negara untuk menangani kemiskinan tahun ini sekitar  61 trilyun rupiah yang dialokasikan diantaranya untuk PNPM Mandiri sekitar 16 trilyun dan untuk Kredit Usaha Rakyat  sekitar 20 trilyun. Anggaran Negara untuk penanganan kemiskinan tahun depan akan dinaikkan menjadi sekitar 78 trilyun rupiah.

Komentar (2)

07-10-2010 Tiurma Pkaanggabean (Indonesia) salah satu solusi utk mengurangi tingkat kemiskinan, pemerintah hrs dpt menciptakan lapangan pekerjaan dan bekerja sama dgn pengusaha swasta nasional, menciptakan pelatihan2 agar masyarakat mempunyai skill sehingga dpt bekerja, menciptakan industri2 mikro utk mereka, mudah2an dgn solusi ini dpt membantu saudara2 kita yg serba kekurangan.
07-10-2010 Dawaner (Indonesia) Untuk menargetkan sesuatu sangatlah mudah, tp utk merealisasikannya sangat sulit,sering kita temui lain fakta di atas kertas lain pula kenyataan yg sebenarnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar